Sistem Informasi Desa Kebanggan
, "Peningkatan Kapasitas Perangkat Desa" adalah program atau upaya yang sangat penting dan berkelanjutan.
Peningkatan kapasitas ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan, pengetahuan, dan keterampilan aparatur desa dalam menjalankan tugas dan fungsi mereka agar tata kelola pemerintahan desa menjadi lebih efektif, transparan, dan profesional.
Berikut adalah ringkasan mengenai tujuan, aspek, dan bentuk kegiatannya:
🎯 Tujuan Utama
Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik: Perangkat desa dapat memberikan pelayanan yang lebih optimal, responsif, dan inovatif kepada masyarakat.
Memperkuat Tata Kelola Pemerintahan Desa: Menjalankan pemerintahan desa secara efektif, transparan, dan bertanggung jawab sesuai regulasi.
Meningkatkan Kemampuan Perencanaan & Pembangunan: Perangkat desa mampu merencanakan, mengelola, dan melaporkan program pembangunan desa dengan lebih baik dan berkelanjutan (misalnya penyusunan RPJM Desa dan RKP Desa).
Meningkatkan Profesionalisme: Mengembangkan sikap profesional dan keterampilan praktis.
📚 Aspek yang Dikembangkan
Topik-topik yang sering dibahas dan menjadi fokus pengembangan antara lain:
Pengelolaan Keuangan Desa: Penyusunan APBDes, penatausahaan, pelaporan, dan pertanggungjawaban dana desa.
Administrasi Pemerintahan Desa: Penataan administrasi yang baik dan tertib (pencatatan, pelaporan, organisasi).
Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes): Tata kelola dan pengembangan BUMDes.
Pengadaan Barang dan Jasa di Desa.
Penggunaan Teknologi (E-Government/Smart Village): Pelatihan digitalisasi pelayanan dan administrasi desa.
Pencegahan Korupsi dan Kepatuhan Regulasi.
Keterlibatan Masyarakat (Partisipasi Publik).

pada hari ini peningkatan kapasitas perangkat desa adalah berkunjung ke citumang Pangandaran melakukan rafting melintasi sungai dalam meringkas studi tiru untuk meningkatkan wisata dan juga ekonomi desa
Berikut ringkasan poin-poin penting dari kegiatan tersebut:
🏞️ Peningkatan Kapasitas Perangkat Desa di Citumang Pangandaran
Tujuan Utama: Peningkatan kapasitas perangkat desa.
Lokasi Studi Tiru: Citumang, Pangandaran.
Kegiatan Inti: Melakukan rafting (arung jeram) melintasi sungai.
Fokus Pembelajaran: Meringkas studi tiru (pembelajaran langsung) untuk:
Meningkatkan Sektor Wisata Desa.
Meningkatkan Ekonomi Desa.

Kegiatan rafting di Citumang yang populer seringkali menggabungkan unsur alam, rekreasi, dan pengelolaan destinasi wisata berbasis komunitas, yang menjadi contoh nyata bagaimana desa bisa mengelola sumber daya alamnya untuk kemajuan ekonomi.